Sabtu, 07 Juni 2014

Cell Animation

CELL ANIMATION
Pengertian Cell Animation
Kata “cell” berasal dari kata “celluloid”, yang merupakan material yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak. Sekarang, material film dibuat dari asetat (acetate), bukan celluloid.Celluloid yang sebenarnya terdiri dari selulosa nitrat dan kapur barus yang digunakan pertama kali pada pertengahan abad ke 20, tapi karena mudah terbakar dan dimensi yang tidak stabil lalu digantikan oleh selulosa asetat. Potongan animasi dibuat pada sebuah potongan asetat atau sel (cell). Disebut cell animation karena teknik pembuatannya dilakukan pada celluloid transparent. Sel animasi biasanya merupakan lembaran-lembaran yang membentuk sebuah frame animasi tunggal.
Sel animasi merupakan sel yang terpisah dari lembaran latar belakang dan sebuah sel untuk masing-masing obyek yang bergerak secara mandiri di atas latar belakang. Lembaran-lembaran ini memungkinkan animator untuk memisahkan dan menggambar kembali bagian-bagian gambar yang berubah antara frame yang berurutan.
Sebuah frame terdiri dari sel latar belakang dan sel di atasnya. Misalnya seorang animator ingin membuat karakter yang berjalan, pertama-tama dia menggambar lembaran latar belakang, kemudian membuat karakter akan berjalan pada lembaran berikutnya, selanjutnya membuat membuat karakter ketika kaki diangkat dan akhirnya membuat karakter kaki dilangkahkan. Di antara lembaran-lembaran (frame-frame) dapat disipi efek animasi agar karakter berjalan itu mulus. Frame-frame yang digunakan untuk menyisipi celah-celah tersebut disebut keyframe. Selain dengan keyframe   proses animasi sel dengan layering dan tweening dapat dibuat dengan animasi computer.

Sejarah Cell Animation
            .Animasi cel diciptakan oleh Earl Hurd dan John Bray pada tahun 1914. Cell animation dibuat untuk mempermudah pembuatan animasi, karena sebelum cell animation ada, setiap pembuatan film animasi harus melewati pembuatan bingkai, background, dan karakter yang harus dibuat secara berulang-ulang. Contohnya seperti Dinosaurs Gertie yang dibuat oleh McCay dan menghabiskan selama 3 tahun untuk durasi waktu 6 menit. Setelah satu tahun,proses pembuatan animasi menggunakan cell animation mulai digunakan di industri pembuatan animasi, contohnya adalah Walt Disney yang membuat film Snow White And Seven Dwarfs yang merupakan film panjang pertama yang menggunakan cell animation.

Cara Kerja Cell Animation
Pada umumnya, karakter yang di gambar pada cell lalu diletakkan di atas background yang statis/diam. Hal ini dapat mengurangi jumlah gambar yang harus digambar ulang dan dapat membagi pekerjaan disetiap produksinya. Teknik ini juga dapat mengurangi jumlah biaya produksi.
Teknik ini ditemukan oleh Earl Hurd, dan dipatenkan pada tahun 1914. Dulunya mereka menggambar garis sketsa di sisi depan cel sedangkan mewarnainya di sisi blakang cel, namun sejak tahun 1960an proses ini diganti dengan teknik xerografi atau teknik fotocopy. Ini merupakan teknik penting lain yang dikembangkan oleh Caster Carlson di Animation Photo Transfer Process, Pertama kali ditunjukan di The Black Cauldron pada tahun 1985.
Tidak setiap detail dari film animasi sel baru ditarik ke setiap frame. Jika ini begitu, film animasi sel akan mengambil lebih lama untuk menghasilkan. Itu umum bagi animator untuk membuat piring latar belakang. Sebuah piring latar belakang latar belakang digambar tangan yang digunakan kembali untuk beberapa adegan. Animator sering digunakan kembali gambar, khususnya gambar karakter berjalan, karena akan sangat tidak efisien untuk redraw sesuatu yang begitu berulang-ulang.

Contoh Penggunaan Cell Animation
Dengan adanya layer kita akan lebih mudah mengedit suatu objek tanpa menggangu objek lainya, hal ini jika kita membuat objek lebih dari satu. Komposisi layers dapat diatur dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers.
Jika saat menonton kartun dan mengetahui mana objek yang bergerak dan warna berbeda dengan backgroundnya. Misalnya sebuah benda berada di foreground layer bersama dengan objek lainnya,dan saat benda 1 itu bergerak sebelum benda 2 tersebut bergerak ke adegan yang lain. Jika demikian berarti terjadi adanya beckground plate.
Dalam Cell Animation Layer berguna sebagai tempat untuk meletakkan sebuah objek. Di dalam layer, kita tidak hanya meletakkan satu objek, namun kita dapat meletakkan banyak objek secara bersamaan. Apabila kita membuat dua objek dan masing-masing dalam 2 layer dan 2 objek tersebut bersentuhan, maka akan tampak gambar tersebut saling bertumpukan. Cell Animation digunakan dalam pembuatan animasi-animasi , seperti contohnya Tom and Jerry, Mickey Mouse dan Detectif Conan. teknik pembuatannya dilakukan pada celluloid transparent yang didasarkan pada kemampuan gambar tangan untuk menciptakan obyek-obyek yang hendak dianimasikan. Contoh penggunaan cell animation dapat dilihat pada film kartun, animasi stopmotion, animasi claymation, animasi cutout, animasi hybrid,  game flash, dll.

Perbedaan Cell Animation dulu dengan sekarang
Saat ini pembuatan cell animation sudah tidak menggunakan cara dan bahan yang manual dan sederhana. Sudah banyak program-program yang dibuat untuk mendukung pembuatan animasi dengan tekhnik cell animasi ini, contohnya adalah Adobe Flash.  Saat ini telah tersedia berbagai macam aplikasi untuk membuat cell animation, seperti adobe flash, macromedia flash, dll. Dengan adanya perkembangan tekhnologi yang ada saat ini, membuat pembuatan animasi cell lebih mudah dan biaya yang dikeluarkan juga cenderung lebih sedikit. Hal ini dikarenakan materi yang diperlukan dalam pembuatan juga lebih sedikit.  Dulu,pembuatan cel animasi saat masih menggunakan barang yang sederhana, memerlukan waktu,tenaga dan bahan yang lebih banyak dibandingkan dengan saat ini dengan menggunakan animasi komputer, karena dengan menggunakan animasi komputer waktu pembuataan juga lebih singkat dan tenaga yang diperlukan juga lebih sedikit karena tidak memerlukan tahap pembuatan manual dan pewarnaanya sendiri.

Perkembangan Cell Animation
Didalam cell animation, setiap frame merupakan hand-drawn, dan membuat proses pembuatannya semakin panjang dan rumit. Namun, banyak seniman dan kritikus berpendapat bahwa cell aniation lebih personal, dalam arti lain lebih memliki sifat hidup karena penciptaan yang kompleks. Selain itu, dari segi tampilan cell animation sangat berbeda dari aniamasi komputer. Saat ini pun, beberapa orang lebih memilih cell animasi untuk proses pembuatannya di banding menggunakan animasi komputer dalam beberapa alasan.

Perkembangan teknologi cell animation
adanya animasi 2D dan saat ini sudah berkembang menjadi 3D.  teknik yang digunakan juga sudah berkembang yaitu adanya teknik konvesional dan teknik digital.





Kamis, 05 Juni 2014

Animasi Stop Motion

Animasi Stop Motion
Stop Motion  terdiri dari dua kata yaitu STOP yang berarti berhenti dan MOTION yang berarti gerakan / bergerak. Teknik ini menggunakan prinsip frame to frame seperti animasi 2 dimensi. Pengerjaannya sama dengan animasi pada umumnya yaitu mengatur frame per frame gambar. Namun yang membedakan disini adalah cara menghidupkannya / animatenya. Jadi dapat disimpulkan Stop Motion Animation adalah Tehnik membuat animasi yang dibuat menggunakan potongan-potongan gambar yang disusun menjadi saling berhubungan satu sama lain sehingga membentuk suatu gerakan bahkan cerita.
Karena objek bergerak sedikit demi sedikit lalu difoto manjadi frame individual, serangkaian frame menciptakan ilusi gerak yang dijalankan sebagai urutan kontinyu, maka disebutlah animasi Stop Motion.
Animasi Stop Motion dibuat dengan berbagai cara yaitu salah satunya dengan menggambar objek di papan tulis lalu difoto dengan still kamera kemudian setelah itu dihapus dan digambar gerakan berikutnya kemudian difoto lagi dan begitu sampai selanjutnya. Dan bisa juga menggunakan objek tanah liat(Clay) dengan cara yang sama tetapi hanya objek nya saja yg berbeda, maka animasi Stop Motion bisa juga disebut animasi Claymation karena pembuatan nya menggunakan objek tanah liat. Contoh animasi Stop Motion menggunakan Clay :

  Gambar  1.0



Contoh pertama dari teknik stop motion dibuat oleh Albert E. Smith dan J.  Stuart Blackton Humpty Dumpty The Circus (1898), Secara teknis, animasi tanah liat dimulai pada waktu singkat setelah penemuan zat mirip tanah liat yang disebut plastisin. Plastisin diciptakan pada tahun 1897, dan salah satu film pertama yang menggunakan bahan itu pada tahun 1902 dengan menggunakan tanah liat untuk boneka petir. Dan menjadi langkah pertama untuk animasi tanah liat, tapi enam tahun kemudian barulah muncul sebuah film animasi yang benar benar menggunakan boneka tanah liat. Yakni  ketika film “A Sculptor's Welsh Rarebit Nightmare” dirilis pada bulan Februari 1908. Teknik tanahliat setelah itu sangat populer selama hampir 70 tahun Tidak sampai pertengahan hingga akhir '80 an ' teknik ini mulai berubah menjadi fenomena skala besar seperti sekarang ini. Salah satu karya terbaik dan berkesan yang pernah terjadi dalam animasi tanah liat adalah karya Art Pokey tentang Gumby. Dia adalah salah satu superstar pertama film yang terbuat dari tanah liat. Dia adalah legenda sejati yang terus bereinkarnasi dan berkembang. Dia telah menjadi sebagian besar sejarah animasi tanah liat.

               J.  Stuart Blackton              
                               



                                                              Albert E. Smith            



Gambar Gumby and Art Pokey





Cara kerja stop motion yaitu mengharuskan animator mengubah scene secara fisik, memfoto frame per frame, mengubah scene lagi dan memfoto satu frame lagi, dan seterusnya.
Frame disni yaitu satuan terkecil dalam video. Pada program flash, frame diumpamakan seperti kertas hvs yang telah digambar, dan contoh apabila framenya kita perpanjang sebanyak 5 frame, maka diumpamakan seperti 5 kertas hvs dengan gambar yang sama, apabila kita merubah gambar salah satu frame, maka frame yang lain akan mengikuti perubahan gambar tersebut. karena frame tidak dapat berdiri sendiri.
Penggunaan frame dalam membuat animasi stop motion yaitu sebagai pemisah antara adegan per adegan atau gerakan per gerakan yang dibuat, jadi 1 frame hanya terdapat 1 gerakan.
Wallace and Gromit dan Chicken Run, karya Nick Parks, yang sempat hadir di Jakarta beberapa saat yang lalu adalah salah satu contoh karya stop motion animation. Contoh lainnya adalah celebrity Deadmatch di MTV yang menyajikan adegan perkelahian antara berbagai selebriti dunia. Jangan lupakan pula Nightmare Before Christmas karya yang Tim Burton yang terkenal dengan film Batman dan Edward Scissorhands. Sejauh ini perkembangan stop motion animation di Indonesia belum terlalu besar, sehingga sulit menjadi animator yang mau berkarya pada bidang ini. Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah tingkat kesulitan dan kesabaran yang cukup tinggi, yang tentu saja tidak dipunyai oleh setiap orang.


                                                              Celebrity Deadmatch


                                                               Chicken Run                               
                                                             Wallace and Gromit 
                         

Teknik stop-motion animasi pertama kali ditemukan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906, yaitu dengan menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya. Tehnik stop-motion animasi ini sering digunakan dalam visual effect untuk film-film di era tahun 50-60-an bahkan sampai saat ini(Agevisual Indonesia, 2008). Teknik animasi stop motion yang terus berkembang adalah teknik claymation, yang telah menjadi trend dan terus berkembang.
Dengan berkembangnya teknologi yang ada untuk membuat animasi stop motion bisa lebih mudah. Sekarang sudah ada berbagai software 2D yang bisa digunakan untuk membuat animasi stop motion tetapi dengan tidak melepaskan prinsip frame by frame. Contoh software untuk membuat animasi stop motion adalah, Macromedia Flash, Macromedia Director, Adobe Flash dan sebagainya.
Dengan berbagai software tersebut penciptaan animasi stop motion bisa juga menggunakan komputer dari pembuatan awal sampai akhir, jadi dalam pembuatan animasi stop motion tidak hanya menggunakan cara manual/tradisional tetapi sekarang bisa juga menggunakan komputer secara langsung.

Case : Yang menjadi komponen dalam pembuatan animasi stop motion adalah setiap gerakan yang dibuat dan fleksibelitas dari Clay nya itu sendiri. Jadi dalam pembuatan stop motion itu setiap gerakan harus dibuat dengan benar dan pergantian/perubahan gerakan nya harus halus agar bisa menunjukkan realitas gerakan tersebut.

Sumber :
               








                                                                      


Sabtu, 24 Mei 2014

Animasi Tradisional



ANIMASI TRADISIONAL

A. Pengertian dan Sejarah Animasi Tradisional
            Animasi tradisional atau yang lebih dikenal dalam bahasa inggris “traditional animation”, atau bisa juga disebut sebagai animasi CEL atau animasi yang dihasilkan dengan tangan yaitu setiap proses melibatkan tangan. Animasi tradisional merupakan  proses yang digunakan untuk film-film animasi yang paling lama yaitu pada abad ke-20. Film animasi ini adalah film Steamboal Willie karya Walt Disney pada tahun 1928.
      Bingkai individu film ini adalah gambar-gambar lukisan yang mula-mula dilukis diatas kertas.Untuk menciptakan ilusi pergerakan, setiap lukisan berbeda sedikit dengan lukisan yang sebelumnya. Teknik pengerjaan animasi tradisional  ini dilakukan pada celluloid transparent. Mentransfer satu frame ke frame yang lain, membersihkan cels plastik, cat tangan, dan kemudian film secara berurutan atas gambar latar belakang. Proses ini membutuhkan tim seniman, seniman clean-up (tim yang membuat  gambar menjadi rapi), pelukis, sutradara, seniman latar belakang, dan kru film/ kamera, bersama dengn seniman storyboard dan penulis naskah untuk bekerja di luar konsep asli, untuk proyek skala besar, jumlah, tenaga, dan peralatan yanhg terlibat juga berjumlah sangat banyak. Pada pembuatan animasi tradisional, setiap tahap gerakan digambar satu persatu di atas cel.Namun metode ini sudah jarang atau bahkan tidak digunakan lagi sejak tahun 1990 karena munculnya teknik animasi dengan computer.Animasi yang dihasilkan biasa kita sebut dengan animasi 2 dimensi, wujud visual dari animasi ini juga terkesan flat atau datar.

B. Contoh Animasi Tradisional
Contoh film ciri animasi tradisional termasuk :
  • Pinocchio (Amerika Serikat, 1940),
  • Animal Farm (United Kingdom, 1954),
  • dan Akira (Jepun, 1988).
Tradisional film-film animasi yang dihasilkan dengan bantuan teknologi komputer termasuk :
  • The Lion King (US, 1994)
  • Sen to Chihiro no Kamikakushi (Spirited Away) (Jepun, 2001),
  • dan Les Triplettes de Belleville (2003).
Film animasi sepenuhnya boleh dilakukan dalam berbagai gaya, dari kerja-kerja animasi yang lebih realistik seperti yang dihasilkan oleh studio Walt Disney (Beauty dan Beast, Aladdin, Lion King) kepada gaya yang lebih 'cartoony' orang-orang yang dihasilkan oleh Warner Bros animasi studio.


C. Tipe dari Animasi Tradisional
     1. Cel animation
• Berdasarkan pada perubahan yang terjadi dari satu frame ke frame berikutnya
• Digambar pada celluloid sheets (sehingga dinamakan Cel animation) yang sekarang digantikan oleh layer-layer digital
     2. Stop motion animation
            Animasi ini mulai berkembang sejak abad 18 di Amerika.Teknik stop motion pada saat itu banyak disenangi. Teknik ini menggunakan serangkaian gambar diam/ frame yang dirangkai menjadi satu dan menimbulkan kesan seolah-olah gambar tersebut bergerak.Teknik ini sangat sulit karena membutuhkan waktu, juga biaya yang banyak.Karena untuk menciptakan animasi dalam satu detik, kita membutuhkan sebanyak 12-24 frame gambar yang diam. J. Stuart Blackton mungkin adalah orang Amerika pertama yang menjadi pionir dalam menggunakan teknik stop motion animation.The Enchanted Drawing (1900) dan Humorous Phases of Funny Faces (1906) merupakan film yang telah diciptakan oleh Stuart dengan teknik stop motion animation.

D. Jenis- jenis Animasi Tradisional
a.       Zoetrope (180 AD; 1834)

Zoetrope adalah perangkat yang menciptakan citra gambar bergerak.Awal Zoetrope dasar diciptakan di China sekitar 180 Masehi oleh penemu Ting Huan produktif (丁缓).Terbuat dari kertas tembus atau panel mika, Huan tergantung perangkat di atas lampu. Udara berubah naik baling-baling di bagian atas dari yang tergantung gambar dilukis di panel akan muncul untuk bergerak jika perangkat berputar pada kecepatan yang tepat.
Para zoetrope modern diproduksi pada tahun 1834 oleh William George Horner.Perangkat dasarnya adalah sebuah silinder dengan celah vertikal di sekitar sisi.Sekitar tepi bagian dalam dari silinder ada serangkaian gambar di sisi berlawanan dengan celah.Sebagai silinder diputar, pengguna kemudian terlihat melalui celah untuk melihat ilusi gerak.Zoetrope ini masih digunakan dalam program animasi untuk menggambarkan konsep awal animasi.

b.      Lentera ajaib

Lentera ajaib adalah pendahulu dari proyektor modern.Ini terdiri dari lukisan minyak tembus dan lampu sederhana. Bila disatukan dalam sebuah ruangan gelap, gambar akan muncul lebih besar pada permukaan yang datar. Athanasius Kircher berbicara tentang hal ini berasal dari Cina pada abad ke-16. Beberapa slide untuk lentera berisi bagian-bagian yang bisa digerakkan secara mekanis untuk menyajikan gerakan terbatas di layar.


c.       Thaumatrope (1824)

Thaumatrope Sebuah mainan sederhana yang digunakan di era Victoria.Thaumatrope adalah disk lingkaran kecil atau kartu dengan dua gambar yang berbeda di setiap sisi yang melekat pada seutas tali atau sepasang string berjalan melalui pusat. Ketika string adalah memutar-mutar cepat antara jari, dua gambar muncul untuk bergabung menjadi satu gambar. Thaumatrope ini menunjukkan fenomena Phi, kemampuan otak untuk terus merasakan gambar.Penemuan adalah dikreditkan beragam. Charles Babbage, Peter Roget, atau John Ayrton Paris, tetapi Paris diketahui telah digunakan untuk menggambarkan satu fenomena Phi pada 1824 ke Royal College of Physicians.

d.      Phenakistoscope (1831)

Sebuah disk phenakistoscope oleh Eadweard Muybridge (1893).Phenakistoscope adalah perangkat animasi awal, pendahulu dari zoetrope tersebut.Ini diciptakan pada tahun 1831 bersamaan dengan Belgia dan Joseph Plateau Simon von Stampfer Austria.

e.       Sandal buku (1868)

Buku Flip pertama dipatenkan pada 1868 oleh John Barnes Linnet.Buku sandal itu lagi pembangunan yang membawa kita lebih dekat dengan animasi modern. Seperti zoetrope, Kitab flip menciptakan ilusi gerak. Satu set gambar berurutan membalik pada kecepatan tinggi menciptakan efek ini. Para Mutoscope (1894) pada dasarnya adalah sebuah buku sandal dalam sebuah kotak dengan pegangan engkol untuk membalik halaman.

f.       Praxinoscope (1877)

Para praxinoscope, ditemukan oleh ilmuwan Perancis Charles – Émile Reynaud, merupakan versi lebih canggih dari zoetrope tersebut. Ini digunakan mekanisme dasar yang sama strip gambar ditempatkan pada bagian dalam silinder berputar, tapi bukannya melihat melalui celah, itu dilihat dalam serangkaian kecil, cermin stasioner di sekitar bagian dalam silinder, sehingga animasi akan tinggal di tempat, dan memberikan gambar lebih jelas dan kualitas yang lebih baik. Reynaud juga mengembangkan versi yang lebih besar dari praxinoscope yang dapat diproyeksikan ke sebuah layar, yang disebut Optique Théâtre.


E. Cara Kerja Animasi Tradisional
Cel animasi mengacu kembali ke cara Tradisional animasi dalam satu set gambar tangan. Dalam proses animasi, gambar banyak diciptakan yang sedikit berbeda tetapi progresif di alam, untuk menggambarkan tindakan-tindakan tertentu. Telusuri gambar pada lembar yang jelas.Lembar jelas adalah dikenal sebagai cel dan merupakan media untuk menggambar frame.Sekarang menggambar garis besar untuk foto-foto dan pewarnaan mereka pada kembali dari cel tersebut.Cel merupakan metode yang efektif yang membantu untuk menghemat banyak waktu dengan menggabungkan karakter dan latar belakang. Ini juga memungkinkan untuk menempatkan gambar-gambar sebelumnya di atas latar belakang lain atau celssetiap saat diperlukan. Di sini, Anda tidak perlu menggambar gambar yang identik lagi karena memiliki kemampuan menyimpan animasi sebelumnya yang dapat dimanfaatkan bila diperlukan.
Mewarnai latar belakang mungkin tugas yang lebih sulit daripada satu gambar, karena mencakup seluruh gambar.Latar Belakang membutuhkan shading dan pencahayaan dan dapat dilihat untuk durasi yang lebih lama.Kemudian gunakan kamera digital Anda untuk memotret gambar-gambar ini.Sekarang, animasi cel dibuat ekstra menarik melalui penggunaan gambar-gambar bersama dengan musik, efek suara dan pencocokan asosiasi waktu untuk setiap efek. Misalnya Untuk menunjukkan ini kartun, 10-12 frame yang dimainkan dalam suksesi cepat per detik untuk menawarkan ilustrasi gerak dalam sebuah animasi cel. 

Case:
Cara kerja thaumatrope dan zoetrope dalam hal penciptaan animasi
Thaumatrope adalah sebuah alat berbentuk kepingan yang dikaitkan dengan tali pegas diantara kedua sisinya.Kepingan itu memiliki dua gambar pada sisinya.Satu sisi bergambar burung, satu sisi lainnya bergambar sangkar burung.Ketika kepingan berputar maka burung seolah masuk kedalam sangkarnya. Proses ini ditangkap oleh mata manusia dalam satu waktu, sehingga mengekspose gambar tersebut menjadi gerak. Paul Roget (1828), adalah penemu Thaumatrope itu sendiri. Sedangkan Zoetrope adalah mesin yang mampu menampilkan gambar animasi bergerak dengan cara menumbukgambar-gambar tadi dalam sebuah roda. Ketika gambar diperlihatkan pada sebuah celah, gambar seolah-olah bergerak.Sebuah alat yang memiliki kemiripan dengan alat ciptaan Hornerpernah. Adapun cara kerjanya ialah, ketika udara yang naik memutar alat tersebut, dari situ tergantung kertas dan tempus pandang atau panel mika. Gambar yang ada di panel akan bergerak jika alat berputar cukup cepat.

Dasar Pustaka :